Hembusan angin membawa kembali ingatanku ke
waktu itu. Waktu dimana Tuhan mempertemukan ku dengan mu. Ntah bagaimana cara
Tuhan bekerja, saat hati ku gundah, engkau datang mengisi kekosongan hati ini.
Hari demi hari ku lewati bersamamu, sungguh ku tak menyangka ini menjadi sebuah
anugrah cinta dari yang Kuasa. Cinta yang maha indahnya.
Waktu terus berlalu, hadir mu semakin nyata
dalam setiap hembusan nafas ku, tanpa ku sadari perasaan itu semakin dalam,
hingga menusuk jantungku.
Sungguh
anugrah cinta yang begitu indah, yang tak pernah ku rasakan sebelumnya. Bahagiaku
saat-saat bersama mu saat kita berbagi suka dan duka. Bahagiaku saat-saat
bersama mu saat kita berbagi suka dan duka.
Hingga
tak pernah terpikirkan oleh ku, akan meninggalkan sejuta cinta dan
goresan luka dihatimu
Ku hanya
bisa mencintai dan menjaga perasaan ini, Namun ku tak bisa memilih. Karena kita
dicptakan oleh Nya, biarlah Dia yang berkehendak akan cinta ini. jika memang
aku diambil dari tulang rusuk ku, maka aku hanya tercipta untuk mu. Maka
cinta akan kembali tanpa perlu berlari mengejarnya.Karena cinta adalah
pemberian dariNya, biarlah cinta kembali padaNya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar